Categories Tempat Wisata Toba

Museum Rumah Adat Batak, Pulau Samosir

TourToba – Museum rumah adat Batak sendiri memiliki arsitektur rumah Bolon. Rumah Bolon adalah rumah tradisional adat batak khusus para raja dan keluarganya. Rumah adat Batak ini merupakan model rumah adat yang tidak memiliki kamar dan bila ingin membuat kamar atau ruangan, disekat dengan menggunakan ulos.

Saat kalian memasuki Museum Rumah Adat Batak, kalian harus membungkuk, yang menandakan bahwa setiap tamu yang datang harus kepada tuan ruah.

Jika kalian memperhatikan saat menaiki anak tangga, jumlahnya pasti ganjil. Hal ini disebabkan kepercayaan adat Batak, bahwa angka ganjil merupakan angka keberuntungan.

Museum Rumah Adat Batak Samosir

TourToba.com - Wisata Danau Toba - Museum rumah adat batak, rumah bolon, ruma gorgasarimunggu, ruma jabu, ruma gorga, rumah adat batak samosir

Didalam museum rumah Adat Batak Samosir, kalian akan menemukan 2 buah patung pria dan wanita dengan mangkuk diatas kepalanya. Maksud dari patung ini adalah disaat ada pasangan yang ingin menekah secara adat.

Tapi ada satu syaratnya, pasangan ini diharuskan menari dengan mangkuk berisi air diatas kepalanya, dan apabila mangkuk tersebut jatuh, maka pasangan tersebut batal menikah,

Makna dari tidak jatuhnya mangkuk tersebut saat menari adalah menandakan orang Batak telah dewasa dan matang pikirannya. Kalian juga akan melihat tempat tidur raja yang telah berumur sekitar 450 tahun, yaitu Hombung.

Baca juga: Saksang atau Rumah Adat Batak Karo

Isi Museum Rumah Adat Batak

Didalam Museum Rumah Batak, Kalian juga dapat melihat segala perlengkapan dan peralatan suku batak yang digunakan zaman dahulu mulai dari perlengkapan masak, berkebun, membuat ulos, barang kesenian dan lainnya.

Disekitar samping koridor Museum, kalian akan menemukan berbagai benda seni ukir dan barang lainnya yang dijual.

Sebutan untuk rumah Batak disesuaikan dengan hiasannya. Rumah adat dengan berbagai hiasan yang indah dan rumit disebut ruma gorgasarimunggu atau jabu. Sementara rumah adat Batak yang tidak memiliki ukiran dinamakan jabu ereng atau jabu batara siang.

Untuk ruma gorga yang berukuran besar dinamakan ruma bolon. Digunakan sebagai tempat tinggal, dahulu ruma bolon juga berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan upacara religius.

Untuk ruma gorga yang berukuran kecil disebut jabu parbale-balean. Selain itu ada juga ruma parsaktian, yaitu adat yang menjadi hak seorang anak bungsu.

Rumah Bolon kini tidak lagi dibangun oleh masyarakat Batak, hal ini karena semakin sedikitnya orang yang pandai membuatnya. Selain itu, bahan pembuatan bangunan sulit didapat serta harganya akan jauh lebih mahal dari rumah modern.

Inilah seputar museum rumah adat batak yang mungkin belum kalian ketahui. Untuk menambah wawasan kalian bisa membaca makanan Babi Panggang Karo atau Manisan Jambu Medan.

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Cetak Biru Batak

Cetak Biru Batak: Bagaimana Budaya Belajar Menciptakan Masyarakat Paling Cerdas di Indonesia

1. A Culture That Treats Education as Sacred Budaya yang Menjadikan Pendidikan Sebagai Ibadah Jauh…

bika ambon - tourtoba.com

Kok Bisa Bika Ambon yang Jadi Makanan Khas Medan? Berikut Ulasannya

Tourtoba – Bagi banyak orang yang pertama kali mendengar nama Bika Ambon, pertanyaan yang langsung muncul…

Bandara Silangit: Kemajuan dalam Pariwisata yang Membawa Harapan Baru

Bandara Silangit: Kemajuan dalam Pariwisata yang Membawa Harapan Baru

TourToba.com – Bandara Silangit, yang terletak di Tapanuli Utara, menjadi sorotan penting bagi perkembangan sektor…