Danau Toba, perairan yang berlokasi di Sumatera Utara ini memiliki panjang sekitar 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Menurut sejumlah ilmuan, danau air tawar terbesar di Asia Tenggara ini terbentuk karena erupsi hebat Gunung Toba yang terjadi pada 74.000 tahun lalu.
Menurut para ilmuan NASA, letusan tersebut sungguh dasyat dan membinasakan sekitar 60% mahluk hidup yang berada di muka Bumi. Selain fakta itu, ada fakta lainnya yang banyak belum di ketahui, berikut adalah fakta-nya:
10 Fakta Danau Toba

Gunung Toba Telah Meletus Sebanyak 3Kali
Letusan pertama sekitar 800.000 tahun lalu. Letusan menghasilkan kaldera sisi selatan gunung, meliputi daerah Prapat dan Porsea, Sumatera Utara. Letusan ke-2 memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500.000 tahun lalu.
Letusan ini membentuk kaldera di sisi utara,yaitu di daerah antara Silalahi dengan Haranggaol. Letusan ket-3 terjadi 74.000 tahun lalu yang menghasilkan kaldera, mengubah Gunung Toba menjadi Danau Toba yang sekarang dengan Pulau Samosir di tengahnya.
Gunung Toba, Merupakan Gunung Berapi Super (super Volcano)
Guning Toba merupakan gunung berapi super (super volcano) yang mengelilingi danau dan pulau Samosir itu masih aktif. Tidak bisa diprediksi kapan gunung itu akan erupsi.
Lokasi Yang Rawan Bencana
Lokasi Gunung Toba ( yang kini menjadi Danau Toba) memang rawan bencana. Hal ini dikaitkan dengan posisi Indonesia yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan Lempeng Pasifik.
Penyebab Gunung Toba Erupsi
Seorang peneliti New York University mengungkapkan, ia menemukan sebuah benda bernama foraminifera di dasar laut, yang menjadi indikasi suhu Bumi sangat ekstrim dan faktanya jika penyebabnya adalah erupsi Gunung Toba saat itu.
Peneliti ini juga menyebutkan jika gara-gara erupsi tersebut, samudera seluruh dunia mengalami penurunan suhu sampai 5 derajat celcius.
Efek Erupsi Gunung Toba
Debu Riolit (rhyolite) yang seusia dengan batuan Toba di Malaysia, bahkan juga ditemukan sejauh 3.000 kilometer ke utara hingga India Tengah, selain itu ditemukan pula di Samudera Hindia.
Kematian Masal
Meletusnya Gunung Toba menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies bahkan mengalami kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sekitar 60% dari jumlah popolasi manusia saat itu.
Efek Letusan Gunung Toba
Meletusnya Gunung Toba dulu mengakibatkan pengaruh yang besar, ditemukan bukti bentuk molekul debu vulkanik yang sama di 2100 titik dunia. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu akibat meletusnya Gunung Toba itu sampai terekam hingga di Kutub Utara.
Menjadi Trending Topic
Danau Toba menduduki peringkat pertama dunia soal media Twitter dibandingkan danau lainnya di dunia yang juga indah dan menawan. Danau Toba juga menjadi destinasi wisata (DTW) di Sumatera Utara baik lokal maupun mancanegara.
Keindahan Danau Toab
Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba, memiliki 2 danau indah di tengahnya yang diberi nama Danau Sindihoni dan Danau Aek Natonang.
Habitat Ikan Khas Daerah Batak
Danau Toba menjadi habitat ikan khas daerah Batak, yaitu ikan batak (Neolissochillus thienemanni) yang punya nilai sejarah dan budaya tinggi.
