Categories Tempat Wisata Toba

Tugu Toga Aritonang ,Pengingat Nilai-Nilai Leluhur

Tugu Toga Aritonang atau disebut juga Monumen Aritonang. Tugu ini terletak di Desa Aritonang (Desa Dolok Ambar), tepatnya di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Letak tugu ini berdekatan dengan bibir Danau Toba yaitu sekitar 1000 meter. Dengan jarak yang dekat ini, Anda dapat menikmati keindahan Danau Toba dari Tugu Toga Aritonang.

 

Tugu Toga Aritonang

 

tugu toga aritonang

 

Tugu dengan ketinggian 33 meter ini, diresmikan pada tanggal 11-12 Maret 2014. Maksud dibangun Monumen Aritonang ini untuk mengingatkan generasi saat ini tentang nilai-nilai yang sudah diwariskan dari para leluhur. Para leluhur sangat menghormati keseimbangan hidup dan nilai-nilai kehidupan yang dipegang teguh sebagai pedoman dalam menjalani hidup. Selain sebagai pengingat, Monumen Artitonang dibangun untuk menghormati para terdahulu.

Tugu Toga Aritonang memiliki design yang unik yaitu pada puncaknya terdapat tiga helai daun. Tiga helai daun ini melambangkan ketiga ada kandung Toga Aritonang (Opusungguh, Sirajaguguk dan Simaremare).

Ditengah – tengah tiga helai daun tersebut terdapat tongkat kebesaran Raja Batak yaitu Tunggal Panaluan. Tunggal Panaluan memiliki makna sebagai penunjuk atau pembimbing jalan.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Tugu Toga Aritoang tidak perlu risau mengenak akses menuju ke monumen ini. Untuk mendukung akses menuju lokasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara membangun jalan sepanjang 2 kilometer. Para wisatawan dapat mengunjungi Tugu Toga Aritonang sembari menikmati keindahan Danau Toba.

Rencana kedepannya Tugu Toga Aritonang akan dibangun fasilitas pendukung seperti rumah doa, sopo panatapan, restaurant, toilet, rumah jaga, sopo godang, dan tempat peristirahatan.

 

Mengenai Toga Aritonang

Menelisik sedikit mengenai marga Aritonang. Aritonang merupakan salah satu marga batak. Toga Aritonang memiliki tiga anak kandung yaitu Opusungguh, Sirajaguguk dan Simaremare. Nama ketiga anak Toga Aritonang ini kemudian hingga saat ini digunakan sebagai nama marga diketurunan masing-masing.

Ayah dari Toga Aritonang bernama Raja Lontung. Toga Aritonang merupakan anak keenam dari Raja Lontung. Selain Toga Aritonang, Raja Lontung memiliki enak anak lainnya yaitu Tuan Situmorang, Toga Simatupang, Toga Siregar, Toga Sinaga, Toga Pandiangan dan Toga Naigolon. Raja Lontung merupakan anak dari Saribu Raja.

Saribu Raja merupakan keturunan langsung Si Raja Batak. Beberapa sumber mengatakan bahwa asal muasal Si Raja Batak berkaitan erat dengan Pusuk Buhit.

 

Baca juga : Bukit Doa Taber , Wisata Religi di Tapanuli Utara

 

 

 

 

 

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai konten informatif dan referensi perjalanan dengan mengacu pada sumber publik serta pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai penawaran resmi, jaminan layanan, maupun rujukan profesional. Segala keputusan perjalanan berada di luar tanggung jawab pengelola. Informasi lebih lanjut tersedia di Privacy Policy Tourtoba.com.

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Cetak Biru Batak

Cetak Biru Batak: Bagaimana Budaya Belajar Menciptakan Masyarakat Paling Cerdas di Indonesia

1. A Culture That Treats Education as Sacred Budaya yang Menjadikan Pendidikan Sebagai Ibadah Jauh…

bika ambon - tourtoba.com

Kok Bisa Bika Ambon yang Jadi Makanan Khas Medan? Berikut Ulasannya

Tourtoba – Bagi banyak orang yang pertama kali mendengar nama Bika Ambon, pertanyaan yang langsung muncul…

Bandara Silangit: Kemajuan dalam Pariwisata yang Membawa Harapan Baru

Bandara Silangit: Kemajuan dalam Pariwisata yang Membawa Harapan Baru

TourToba.com – Bandara Silangit, yang terletak di Tapanuli Utara, menjadi sorotan penting bagi perkembangan sektor…