Inilah Penjelasan Tentang Parmalim, Agama Suku Asli Batak

WISATA DANAU TOBA – TOUR TOBA

Kata parmalim mungkin masih terdengar asing di telinga kita. Tahukah kamu bahwa ini adalah salah satu agama suku asli Batak yang memegang teguh prinsip kesucian. Masyarakatnya lebih mengenal sebagai Ugamo Malim. Nama ini berasal dari kata ugamo yaitu segala hal yang berhubungan dengan alam spiritual. Sedangkan malim artinya suci.

 

Gabungan dua kata tersebut menggambarkan bahwa agama ini memiliki hubungan dengan alam spiritual yang pelaksanaannya berdasarkan prinsip kesucian. Untuk lebih tahu tentang parmalim ini, marilah kita simak penjelasannya berikut ini.

sebuah kelompok keagamaan atau politik yang memisahkan diri dari kelompok yang lebih besar.

 

Penjelasan tentang parmalim

Tuhan yang mereka percayai adalah Debata Mula Jadi Na Bolon dan mereka sangat percaya dengan adanya arwah leluhur yang mereka hormati. Namun ajaran agama ini tidak mempercayai adanya surga dan neraka. Mereka juga tidak mengenal adanya hukuman atas perbuatan buruk ataupun reward untuk perbuatan baik.

 

Mereka mempercayai Debata Mula Jadi Na Bolon (Sisingamangaraja XII : Raja Naisak Bagi) sebagai pencipta alam semesta dan seisinya termasuk juga menciptakan manusia. Semua yang ada di dunia ini ada di bawah kendalinya.

Selain mempercayai adanya Debata Mula Jadi Na Bolon, mereka juga mempercayai adanya Tuhan lain sesuai dengan kedudukannya.

 

Ada 3 tokoh yang sangat berperan dalam agama Parmalim diantaranya:

 

  1. Sisingamangaraja XII : (Raja Naisak Bagi) adalah tokoh yang diyakini sebagai utusan Mulajadi Na Bolon
  2. Raja ulia Naipospos : Sebelum menjadi pemimpi Parmalim Huta Tinggi, Beliau adalah Raja Parbaringin Bius Lagu Boti.
  3. Guru Somalaing Pardede : adalah tokoh karismatik beliau sebagai tokoh spiritual, politik ahli strategi dan juga beliau selalu nekad melakukan sebuah aksi perorganisasian Hamalimon, Oleh sebab itu Sisingamangaraja XII lebih mempercayainya sebagai penasehat perang.

 

Siloan Na Balom dipercayai sebagai penguasa dunia mahluk halus. Di dalam hubungannya dengan roh atau jiwa, para penganutnya mempercayai 3 konsep.

 

  1. Tondi yaitu jiwa atau roh.
  2. Sahala yakni jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki oleh seseorang.
  3. Begu yaitu tondinya orang yang sudah mati.

 

Selain itu mereka juga mempercayai kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal. Kelompok terbesar dari parmalim ini tinggal di daerah Huta Tinggi daerah Toba Samosir. Mereka memiliki hari besar bernama Si Pahasada yang diadakan secara meriah.

Di samping itu mereka juga memiliki kitab suci bernama Pustaha Habonaron untuk mengatur tingkah laku yang berhubungan dengan Tuah, manusia juga alam sekitar.

 

Selain itu di setiap tahun digelar ritual keagamaan Pamaleaon Bolon Sipaha Lima di Huta Tinggi yang disakralkan sebagai ungkapan rasa syukur atas pemberian Tuhan. Dalam upacara lain yaitu Horbo Santi masyarakat mempersembahkan kerbau. Agama ini juga mengharamkan memakan anjung, babi juga darah.

Dan juga Parmalim melaksanakan upacara (ritual) PatikNi Ugamo Malim untuk mengetahui segala kesalahan dan dosa, serta untuk memohon ampun dari Tuhan Yang Maha Esa yang diikuti dengan giat melaksanakan kebaikan dan penghayatan semua aturan ugamo muslim.

Sejak lahir hingga ajal tiba, seorang oenganut Parmalim wajib mengikuti  aturan dengan melakukan do’a. ketujuh aturan tersebut diantaranya adalah :

 

  1. Martutuaek (Kelahiran)
  2. Pasahat Tondi (Kematian)
  3. Mararisabtu
  4. Mardebata
  5. Mangan Mapaet
  6. Sipaha Sada
  7. Sipaha Lima

Selain ke-7 aturan di atas , seorang parmalim harus menjunjung tinggi niai-nilai seperti menghormati,mencintai sesama manusia, tidak boleh berbohong, memfitnah, berzinah, mencuri dan lain sebagainya.

 

Parmalim

 

Selain itu seorang Parmalim diharamkan memakan daging babi, anjing dan binatang liar lainya dan juga dilarang memakan binatang yang berdarah.

Tempat Ibadah

 

parmalim
Source : Detik travel

 

Tempat ibadah umat Paralim disebut Bale Pasogit Jika melihat bangunan rumah ibadah Parmalim,bentuk bangunanya menyerupai gereja pada umumnya, Namun dilengkapi dengan lapangan yang cukup las yang digunakan untuk merayakan hari-hari besar mereka maka pada bagian atap bangunan terdapat lambang tiga ekor ayam.

Lambang tiga ekor ayam ini memiliki warna yang berbeda-beda diantaranya adalah :

  1. Hitam melambangkan kebenaran
  2. Putih melambangkan kesucian
  3. Merah melambangkan kekuatan atau kekuasaan. merupakan lambang partondion (keimanan)

 

Ada tiga partondian yang pertama kali diturunkan Debata ke Tanah Batak diantaranya adalah Batara Guru, Debata Sori Dan Bala Bulan. Sementara seekor ayam merupakan salah satu hewan persembahan (kurban) kepada Debata

Upacara Adat

 

Parmalim

Ketika upacaara sedang berlangsung, kaum laki-laki yang sudah menikah menggunakan sorban dikepala juga sarung dan selendang batak atau ulos, Sedangkan kamu wanita memakai sarung, juga mengonde rambut mereka.

Setiap doa disertai sebuah iringan musik tradisional Batak Toba. Doa-doa tersebut adalah

 

  1. Doa untuk Mulajadi Nabolon, Tuhan pencipta langit dan juga bumi
  2. Doauntuk menjadi Debata Natolu (Batara Guru, Debata Sori dan Bala BUlan)
  3. Doa untuk Siboru Deak Parujar, yang memberi sumber pengetahuan dan keturunan
  4. Doa untuk Naga PadohaNiaji Penguasa di dalam tanah
  5. Doa untuk Saniang Naga Laut, Penguasa Air dan keusburan
  6. Doa untuk Raja uti, yang diutus tuhan sebagai perantara pertama bagi manusia
  7. Doa untuk Tuhan Simarmbulu Bosi yang hari kelahiranya sekaligus menjadi momentum perayaan sipaha sada
  8. Doa untuk raja naopat
  9. Doa untuk Sisingamangaraja , raja yang pernah bertahta di negeri Bakkara
  10. Doa untuk Raja Naisak Bagi, yang dianggap sebagai penyamaran atau inkarnasi Raja Sisingamangaraja

 

Inilah penjelasan tentang parmalim yang dapat memperluas pengetahuan. Negara Indonesia ini memang kaya dengan berbagai kebudayaan dan perbedaan termasuk dalam kepercayaan. Namun hal ini bukan suatu alasan untuk tidak saling bersatu dalam perbedaan. Yang harus kita lakukan adalah saling menghormati dan bertoleransi.

 

Baca Juga : Masjid Raya Al-Osmani Tempat Wisata Religi Terbaik Di Kota Medan

Leave your comment

%d bloggers like this: